Rektor Unsyiah yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Ir Marwan optimis pertemuan ini dapat mencapai tujuannya dalam memprioritaskan penelitian kritis di bidang pertanian, bioindustri, serta kesenjangan informasi dan pengetahuan di wilayah global dan spesifik.
Ia berharap, para akademisi, peneliti, dan praktisi dapat memfokuskan penelitiannya untuk membantu negara dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Sebab, menurutnya, pembangunan berkelanjutan merupakan strategi yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Teknologi dan masyarakat merupakan unsur penting dalam mencapai pembangunan berkelanjutan, karena memiliki potensi besar dalam melakukan perbaikan,” ujarnya.
Ketua Panitia, Dr Dewi Yunita STP MRes menambahkan, konferensi ICAGRI tahun ini mengusung tema, “Pertanian Berkelanjutan, Pangan, dan Biosistem Berbasis Komoditas Lokal dalam Revolusi Industri 4.0”. Dalam konferensi ini, panitia telah menerima 102 paper (makalah) dengan berbagai topik.