Ia menyampaikan, lebih dari 30 juta orang di enam provinsi meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, terpapar kabut asap. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkannya masuk kategori siaga darurat kebakaran hutan. Dampak dari kebakaran hutan dan lahan berupa kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah, gangguan kesehatan seperti ISPA serta terganggunya proses belajar mengajar di sekolah.
Saat ini sudah banyak komunitas baik dari kampus dan umum bergerak melakukan penggalangan. Nantinya, donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui ACT Aceh untuk mendukung penanganan kabut asap.
“Ayo, kita bantu saudara kita sebangsa, kita ringankan beban mereka dengan dukungan dan doa,” tutupnya.[]