Dekan Fakultas Pertanian Unsyiah Prof Dr Ir Samadi MSc mengatakan pada tahun 2017, AUN dilaksanakan di Universitas Thaksin, Thailand. Lalu di Universitas Putra Malaysia pada tahun 2018 selanjutnya Unsyiah menjadi tuan rumah tahun ini. Menurutnya, Unsyiah merasa terhormat karena telah ditunjuk sebagai tuan rumah pada forum internasional seperti ini.
“Partisipasi Unsyiah dalam kegiatan internasional seperti ini sangat diperlukan untuk pemeringkatan prestasi mahasiswa Unsyiah,” ucapnya.
Ketua Pelaksana Program ini Dr nat techn Syafruddin SP MP menjelaskan, para peserta yang hadir berasal dari lima Universitas yaitu Unirversitas Putra Malaysia, Universitas Thaksin, Universitas Muria Kudus, Universitas Muhammadyah Purwokereto dan Unsyiah.
Para peserta akan berkunjung ke Sabang dan Aceh Besar. Di Sabang mereka akan mendapat informasi tentang Kota Sabang dan potensi wisatanya. Sedangkan di Aceh Besar akan mengunjungi kebun kurma, peternakan ayam di Saree dan tinggal selama tiga hari di Gampong Nusa untuk mengenali budaya Aceh.
Selain itu AUN 2019 juga diisi dengan seminar dari BI Provinsi Aceh dengan tema Peranan BI dalam Menunjang Sektor Agribisnis di Aceh yang akan disampaikan oleh Pimpinan BI Provinsi Aceh.
“Agenda terpenting lainnya peserta akan mengunjungi ARC (Atsiri Research Center) Unsyiah untuk mendapatkan gambaran informasi tentang perkembangan produksi dan industri nilam Aceh,” ungkapnya.