Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, SE, M.Si, Festival Ramadhan 2019 yang digelar selama 20 hari, tidak hanya berhasil memperkuat positioning Aceh sebagai salah satu destinasi wisata halal terbaik nusantara melalui ragam pesona event selama Bulan Ramadhan, tapi juga berhasil menciptakan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bazaar kuliner.
“Tentu saja, event ini perlu dilanjutkan kembali dengan ragam kreatifitas dan inovasi menarik," pungkas Jamaluddin.
Festival Ramadhan 2019 sendiri merupakan agenda perdana dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh yang pada tahun ini animo masyarakat khususnya warga Kota Banda Aceh dan sekitarnya sangat antusias.
“Setiap hari selalu ramai. Mulai dari agenda buka bersama, kopdar teman-teman komunitas, dan lainnya terlebih lagi setiap hari kami juga menggelar agenda ngabuburit dengan aneka kegiatan,” sebut Ivan Haeqal, Project Director Festival Ramadhan 2019.(*)