“Kedua, kepada Ketua Umum KONI Aceh terpilih sekaligus sebagai Ketua Formatur diberikan tugas untuk menyusun kepengurusan selambat-lambatnya 30 hari setelah ditetapkan keputusan ini,” ujar Dahlan.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh terpilih dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih tak terhingga atas kepercayaan yang diberikan KONI kabupaten/kota dan Pengprov cabang olahraga untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum KONI Aceh.
“(tanggungjawab) KONI di masa mendatang ada di pundak kita bersama, yaitu Pengprov dan KONI kabupten/kota. Mudah-mudahan KONI Aceh di masa mendatang dapat lebih maju seperti yang kita harapkan. Kalau kita lihat dalam beberapa tahun ini, prestasi KONI Aceh semakin meroket, ini berkat kerjasama kita semua. Mudah-mudahan ke depan lebih kompak lagi,” kata Mualem.
Ke depan, sebut Mualem, ada pekerjaan berat yang telah menanti, yaitu PON Papua tahun 2020. Sebagai Ketua Umum KONI Aceh, dia menyebutkan, pihaknya akan mengusahakan peningkatan rangking pada PON Papua nanti.
“Yang paling penting lagi jika ada umur panjang, kita harus dapat menyukseskan pelaksanaan Tuan Rumah PON XXI tahun 2024. Ini adalah catatan sejarah yang telah raih bersama-sama. Saya yakin apa yang kita harapkan akan terkabul dengan jroeh,” kata Mualem.
Selain itu Mualem juga menyampaikan, ke depan KONI Aceh akan mengupayakan agar atlet-atlet yang akan membela Aceh di ajang nasional maupun internasional adalah murni putra-putri terbaik asal Aceh.