Nova menyebutkan, pasca kesepakatan KUA-PPAS 28 November lalu, tim TAPA bersama pihak legislatif sepakat melakukan percepatan penysunan rancangan APBA.
“Alhamduillah hasilnya hari ini kami dapat sampaikan Nota Keuangan tentang RAPBA 2019 dan mudah-mudaha terlaksana sesuai dengan waktu yang kita sepakati dan tetapkan bersama.”
Plt Gubernur mengatakan, dari koreksi dan rasionalisasi KUA-PPAS yang berikan TAPA kepada DPR Aceh, akan menghasilkan RAPBA 20019 yang lebih aspratif dan rasional, sehingga tuntutan kebuutuhan pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.
Pemerintah Aceh, kata Nova, punya 8 prioritas pembangunan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Aceh tahun 2019. Ke delapan prioritas itu adalah penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, peningkatan aksesibilitas dan kualitas kesehatan dan penurunan kesenjangan antar-wilayah di Aceh melalui pengembangan kawasan strategis dan penguatan konektivitas.