Mengintip Elzira Fellicia "Duta Aceh Besar" 2018

October 27, 2018 - 09:55
Elzira Fellicia duta wisata Aceh Besar 2018 |FOTO:HABADAILY.COM/SURYADI KTB

HABADAILY.COM - Elzira Fellicia duta wisata Aceh Besar 2018 ternyata selain memiliki kemampuan dalam pendidikan dia juga lihai dalam berakting. Gadis yang sedang berjuang untuk meraih gelar Duta Wisata Aceh 2018 ini juga pecinta kuliner dan ramah dengan semua orang.

Elzira Fellicia menjelang memasuki karantina dalam ajang pemilihan duta wisata Aceh 2018 di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh. Elzira Fellicia yang kerap dipanggil Cia ini rupanya masih menyempatkan dirinya untuk bertemu para pelaku kuliner di Aceh Besar.

BACA : Elzira Fellicia Dan Muhammad Hernan Rusydi Duta Wisata Aceh 2018

"Cia mencari info kekinian tentang perkembangan kuliner di Aceh. begitu juga dengan sejumlah tentang sejarah dan lokasi wisata di Aceh. info ini yang nantinya menjadi bahan Cia dalam ajang seleksi Duta Wisata Aceh 2018," Kata Cia kepada habadaily.com, beberapa waktu lalu di Aceh Besar.

Caption

Selain ingin menghibahkan dirinya menjadi penyebar informasi tentang keindahan dan Aceh hebat di mata dunia, Mahasiswa arsitektur Unsyiah ini ternyata juga lihai mengambil hati anak anak desa.  

"Insyaallah, Cia akan bertarung dengan para duta aceh lainnya, Cia mohon doa dan dukungan sahabat semua ya, semoga bisa meraih hasil yang maksimal," Pintanya. 

Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh kembali mengelar pemilihan Duta Wisata Aceh ke XII Tahun 2018. Dengan Tema “Aceh Hebat melalui Peran dan Aksi Nyata Duta Wisata”, Pemilihan ini akan berlangsung sejak tanggal 24 s.d 28 Oktober 2018 di Hermes Palace Hotel Banda Aceh.

"Kegiatan ini merupakan salah satu event penting dalam rangka membangun kesadaran dan motivasi generasi muda aceh untuk mempromosikan keunggulan dan daya tarik pariwisata Aceh, menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Aceh,"  Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Provinsi Aceh Rahmadhani, Rabu (17/10/2018) di Banda Aceh.

Rahmadhani mengaku, Pemilihan Duta Wisata Aceh XII tahun 2018 yang berbasis pada generasi muda Aceh juga bertujuan untuk membangun kepekaan dan kepedulian remaja Aceh terhadap upaya menjaga dan melestarikan budaya asli daerah sebagai salah satu sumber kekayaan dan kekuatan daerah Aceh.

"Kegiatan ini akan diikuti oleh 23 pasangan dari 23 kabupatten/kota se Aceh yang terdiri 1 orang pria dan 1 orang wanita sesuai dengan kreteria dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh panitia pelaksana pada tingkat Provinsi," jelasnya.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.