Wali Kota Banda Aceh, Kamis (27/9/2018) di Aula lantai IV, Gedung Mawardy Nurdin Balai Kota Banda Aceh. | FOTO:HABADAILY.COM/IST
3 dari 3 halaman
“Makanya kita disini akan sharing dengan tokoh tokoh adat untuk mendapatkan satu reusam adat perkawinan yang baik. Banyak yang sudah berubah dari adat perkawinan yang telah ditetapkan para pendahulu kita. Kita pelajari dan bahas kembali agar mendapatkan satu persepsi untuk reusam ini,” kata Bachtari Arahas.
Dalam muzakarah ini juga akan dibicarakan terkait pesta perkawinan yang digelar hingga menggunakan sarana publik seperti jalan.
“Terkait menggunakan sarana publik, kemudian menggunakan sound sistem dengan volume besar. Semuanya akan kita bahas dan kita minta masukan di muzakarah ini. (***)
Ikuti Saluran Habadaily via WhatsApp.
Follow
Ikuti Berita Habadaily di Google News.
Follow