Pilpres Damai di Tanah Rencong

September 23, 2018 - 14:05
2 dari 3 halaman

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh meminta dalam berkampanye nantinya melakukan dengan cara-cara yang baik. Setiap melakukan kampanye agar tidak menyebarkan intimidasi, teror dan berita hoax, maupun SARA.

“Jaga semangat kebersamaan untuk mewujudkan demokrasi dan Pemilu 2019 dapat terlaksana dengan baik di Aceh,” kata Wakil Ketua KIP Aceh, Tharmizi, Minggu (23/9/2018).

Tharmizi menegaskan, deklarasi kampanye damai ini bukan hanya sekedar serimonial belaka. Akan tetapi kepada seluruh konstestan Pilpres dan Pileg untuk membuat komitmen bersama dalam menciptakan suasana pesta demokrasi yang kondusif.

Deklarasi sebagai awal kampanye juga disertai penandatanganan deklarasi pemilu damai dan ikrar kampanye oleh seluruh pimpinan partai politik maupun anggota DPD. Para peserta Pemilu 2019 juga melakukan pelepasan burung merpati bersama, sebagai simbol damai.

Pemilu 2019 akan diikuti oleh 2 pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Nomor urut satu pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin, serta pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno.

Untuk calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), sebanyak 1.298 calon akan bersaing memperebutkan 81 kursi dewan. Sementara untuk anggota DPD dari Aceh, tercatat sebanyak 26 orang calon.

Sementara itu Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, deklarasi bersama ini guna mendorong semua pihak untuk mendukung agar Pemilu 2019 berlangsung kondusif di Aceh. Tidak hanya sekedar serimonial, tetapi harus dipatuhi semua pihak, sehingga menjadi landasan untuk menghadirkan semangat pemilu yang berkualitas di Aceh.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.