“Ini diselenggarakan untuk memperkuat kekeluargaan di Aceh, dimana ada beragam budaya yang ada di Aceh,” kata Nova Iriansyah.
Kata Nova, seluruh kebudayaan yang ada di Aceh tidak bisa dipisahkan dari nilai-nilai keislaman. Seperti pepatah Aceh, ‘hukum ngen adat, lage zat ngen sife’t (hukum dengan adat seperti zat dan sifat).
“Cukup penting merawat kebudayaan, karena globalisasi bisa mengancam kebudayaan, kalau tidak dikelola dengan baik,” ungkapnya.
Selain sebagai melestarikan kebudayaan yang ada di Aceh, sebutnya, politisi Partai Demokrat ini juga menyebutkan, PKA menjadi sarana refleksi pembangunan di Aceh. Termasuk investasi, pariwisata, dunia usaha dan sejumlah potensi lainnya yang ada di Aceh.