HABADAILY.COM - Puluhan guru dari Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar mendatangi kantor Ombudsman Aceh. Mereka datang hendak mengadu sudah dua tahun tidak lagi menerima dana tunjungan khusus daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).
Mereka datang ke kantor Ombudsman menggunakan sepeda motor setelah melakukan penyeberangan dari Pulo Aceh ke Pelabuhan Ulee Lheue selama 1,5 jam. Meskipun cuaca lagi kurang bersahabat, mereka tetap menyeberang untuk memperjuangkan kesejahteraan mereka di pulau yang masuk katagori 3T.
Hujan gerimis tak menyurut semangat mereka. Para guru yang sedang mencari keadilan ini langsung bergerak ke kantor Ombudsman Aceh yang berada di Lamgugup, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh menggunakan sepeda motor. Pakaian mereka sampai di kantor tampak basah karena sejak tadi malam Banda Aceh dilanda hujan.
Seorang guru SMA 1 Pulo Aceh, Bismi Aulia mengatakan, yang datang mengadu ke Ombudsman Aceh merupakan perwakilan dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menegah Atas yang mengajar di Kecamatan Pulo Aceh.
“Sejak 2017 lalu hingga sekarang kami tidak lagi menerima tunjangan tersebut, padahal kami ini mengajar di daerau terluar dan terdepan serta terpencil di Aceh,” kata Bismi Aulia, Senin (30/7/2018) di Banda Aceh.