HABADAILY.COM –Simeulue sebagai penghasil lobster bakal tinggal nama. Pasalnya, harga lobster sejak awal tahun 2018 mengalami pasang surut, sehingga nelayan pencari lobster kini beralih profesi mencari gurita yang harga jualnya terbilang menguntungkan.
Berkurangnya nelayan mencari lobster membuat pengusaha lobster tak lagi mendapat binatang laut berharga tersebut . Sehingga tidak ada lagi yang bisa dipelihara dan dijual ke pembeli bak ke luar maupuan dalam Kabupaten Simeulue.
"Sejak nelayan kita beralih mencari gurita, sehingga tidak ada lagi nelayan yang mencari lobster dan kini usaha lobster mengalami kelesuan drastis, sejak Februari 2018. Sangat dikhawatirkan usaha lobster di Simeulue bisa gulung tikar," kata Mahlil, salah seorang pelaku usaha lobster di Simeulue, kemarin.
Kata Mahlil, bakal gulung tikar usaha lobster di Pulau Simeulue, setelah para nelayan yang awalnya mencari lobster kini beralih mencari gurita yang memiliki nilai jual tinggi serta minimnya resiko dan bedaya tahan fisik ketika dijual kepada penampung gurita.
“Sedangkan mencari lobster kini sudah sangat beresiko karena harus menyelam di kedalaman laut hingga ratusan meter,” jelasnya.