HABADAILY.COM – Kabupaten Simeulue mengusulkan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah bersubsidi menyusul bertambahnya jumlah kepala keluarga dan usaha mikro. Dari sebelumnya 220 ton minyak perbulan menjadi 250 ton perbulannya.
Penambahan tersebut akan mulai direalisasikan Pertamina pada Mei 2018, guna memenuhi kebutuhan minyak tanah untuk 23.494 kepala keluarga yang tersebar pada 10 kecamatan di Simeuleu. "Penambahan ini telah kita usulkan, Pertamina dan telah disetujui,” kata Kadis Perindagkop dan UKM) Simeulue Ibnu Abas, Selasa 24 Maret 2018.
Menurutnya, usulan penambahan dilakukan atas pengajuan dari pihak PT Sejahtera Simeulue, salah Agen Penyalur Minyak Subsidi (APMS) . Pengajuan penamabhan, selain terjadi peningkatan jumlah KK juga bertambahnya sektor usahar mikro dan usaha kecil.
Sebanyak 1.976 usaha mikro dan usaha kecil lainnya, selama ini tidak mendapatkan minyak tanah bersubsidi. Padahal mereka baru merintis usahanya, sehingga mereka diupayakan untuk mendapatkan minyak tanah bersubsidi tersebut, agar usahanya bisa berjalan baik.