Petinggi P2TP2A Aceh Kunjungi Anak Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Abdya

February 7, 2018 - 14:51
Ilustrasi korban kekerasan seksual @ liputan6.com
2 dari 3 halaman

Terkait penanganan untuk anak-anak korban kekerasan seksual yang terjadi di Abdya, ada beberapa program yang disiapkan oleh P2TP2A, antaranya; trauma healing yang akan ditangani langsung oleh tim psikolog P2TP2A Provinsi Aceh.

“Trauma healing akan kita berikan hingga korban benar-benar pulih. Namun ini butuh waktu yang panjang dan kita tidak bisa memprediksi kapan anak-anak itu pulih. Karena tergantung sekali pada kondisi masing-masing anak-anak tersebut,” jelas Amrina.

Amrina menjelaskan nantinya anak-anak ini akan dibagi kedalam beberapa kelompok support group dan jugaakan ada penjadwalan yang sistematis untuk upaya pemulihan. Lebih lanjut Amrina menjelaskan selain penanganan primer yang diberikan seperti bantuan hukum dan penanganan psikologi, pihaknya juga akan memberikan penanganan sekunder.

Berupa pelatihan kepada masyarakat, pelatihan dan kampanye yang akan diberikan diantaranya pelatihan  konvensi hak-hak anak yang nantinya akan diprioritaskan kepada sekolah-sekolah yang sudah terdeteksi namun juga terbuka peluang ke sekolah lainnya. Selain itu akan ada pelatihan keterampilan khusus kepada orang tua dan guru untuk mendeteksi dini anak-anak yang menjadi korban. Termasuk intervensi pemberdayaan ekonomi kepada keluarga korban.

“Pada saat penanganan sekunder dilakukan, maka kita butuh kerjasama dengan PKK, darmawanita dan tokoh masyarakat. Dan disini ibu bupati selaku ketua penggerak PKK di tingkat kabupaten bisa mengambil peran di ranah pencegahan,” jelas Amrina.

Selain itu, P2TP2A Aceh juga akan melaunching “gerakan peduli,” seperti gerakan pengadaan sepeda bagi anak-anak korban yang tinggal jauh dari sekolah untuk mengurangi resiko ancaman yang tinggi sepanjang perjalanan ke sekolah. 

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.