Cegah Campak dan TBC: Korban Banjir Bandang di Aceh di Vaksinasi

January 5, 2026 - 12:23
Para korban banjir bandang di Pante Bidari, Aceh Timur saat di pengungsian,Foto diabadikan pada ‎27 ‎Desember ‎2025. (FOTO: Suryadi KTB I HABADAILY.COM)

HABADAILY.COM - Dalam mengantisipasi terhadap wabah penyakit Campak dan TBC bagi para korban banjir bandang di Aceh. Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh melalui Health Emergency Operation Center (HEOC), pada Minggu (4/1/2026), menerjunkan tim vaksinasi ke wilayah terdampak banjir.

Plt. Kepala Dinkes Aceh sekaligus Ketua HEOC, Ferdiyus, SKM, menyampaikan bahwa kondisi pascabencana dan perpindahan penduduk ke Hunian Sementara (Huntara) sangat rentan memicu penyebaran penyakit menular, terutama Campak dan Tuberkulosis (TBC).

Baca Juga: Aceh Butuh Tenaga Kesehatan dan Layanan Medis Tambahan

Program imunisasi tambahan ini menyasar kelompok paling rentan, yakni anak usia 0 hingga 59 bulan. Menurut Ferdiyus, langkah proaktif ini penting untuk memastikan lingkungan baru di pengungsian tetap sehat.

"Tim vaksinasi diturunkan untuk memberikan imunisasi tambahan kepada balita di wilayah terdampak. Tujuannya agar mereka tidak membawa atau tertular penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) saat menempati huntara," kata Ferdiyus, dalam siaran persnya, Senin (05/01/2025).

Kata Ferdiyus, untuk menekankan bahwa kecepatan dan pemerataan cakupan vaksinasi adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan kelompok rentan di tengah kondisi darurat. Upaya ini diharapkan dapat memutus mata rantai penularan penyakit yang sering kali meningkat setelah bencana banjir.

"Kami sangat mengharapkan partisipasi penuh dari para orang tua untuk segera membawa anaknya mendapatkan imunisasi tambahan ini. Ini adalah langkah kolektif kita untuk melindungi kesehatan individu anak sekaligus mencegah potensi wabah di lingkungan huntara," pungkasnya.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.