Dorong Museum Lebih Hidup, MAPESA–Pedir Museum Gelar FGD Strategi Pemajuan Permuseuman Aceh
HABADAILY.COM - Upaya mendorong pemajuan dan revitalisasi museum di Aceh terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (MAPESA) bekerja sama dengan Pedir Museum, pada Jumat (26/12/2025), dengan melibatkan 18 peserta dari berbagai latar belakang seperti pegiat kebudayaan dan museum.
Agenda ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan RI dan LPDP melalui Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2024 Kategori Kegiatan Strategis.
FGD ini menjadi wadah diskusi strategis dalam membahas arah pengembangan museum Aceh agar lebih “hidup”, komunikatif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Peserta membahas pentingnya inovasi dalam penyajian koleksi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan peran museum sebagai ruang publik yang edukatif.
Diskusi juga menekankan perlunya kolaborasi lintas komunitas, akademisi, dan pengelola museum agar pemajuan permuseuman tidak berjalan sendiri-sendiri. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik museum sekaligus memperkuat identitas sejarah dan budaya Aceh.
Peserta FGD, Mayang Lestari Saragih, menilai kegiatan ini sebagai langkah awal yang sangat positif.
“Diskusi seperti ini penting untuk menyatukan visi. Museum di Aceh punya potensi besar, tinggal bagaimana kita mengemasnya agar lebih dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Hasil dari FGD MAPESA dan Pedir Museum ini diharapkan dapat menjadi bahan rekomendasi dan pijakan awal dalam merumuskan strategi pemajuan permuseuman Aceh secara berkelanjutan.