Banjir Aceh 2025
Desa Sahraja 100 Persen Hancur Diterjang Banjir dan Longsor, Bupati Aceh Timur: Warga Butuh Bantuan Tanggap Darurat
HABASAILY.COM - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky, menyampaikan bahwa kondisi Desa Sahraja di Kecamatan Pante Bidari yang dilaporkan mengalami kerusakan paling parah akibat musibah banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.
Menurut Bupati Iskandar, kondisi di Desa Sahraja sangat memprihatinkan. Desa yang dihuni sekitar 250 Kepala Keluarga (KK) ini hancur berat.
"Rumah-rumah warga 100 persen hancur, kecuali satu rumah yang berada di atas perbukitan, karena ketinggian airnya melebihi tiang listrik," kata Bupati Iskandar, pada Minggu (14/12/2025).
Meskipun kerusakan fisik sangat masif, Bupati Iskandar memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir dan longsor di Desa Sahraja.
Iskandar Usman Al Farlaky menegaskan bahwa bantuan dan upaya perbaikan akses terus dilakukan, meskipun kondisi di beberapa wilayah, khususnya Desa Sahraja, mengalami kerusakan yang sangat parah.
Akses menuju Desa Sahraja yang sebelumnya tertutup kini sudah mulai bisa dilalui. Masyarakat sudah bisa menjangkau desa terpencil ini dengan berjalan kaki dan sepeda motor jenis trail. Akses ini kembali terbuka setelah Bupati, dibantu oleh Kapolres Aceh Timur, berhasil menerobos jalur tersebut pada 12 Desember 2025.
Bupati Iskandar juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh warga Desa Sahraja saat ini.
“Masyarakat Desa Sahraja saat ini sangat membutuhkan bantuan tanggap darurat, terutama, tenda-tenda pengungsi darurat, tandon air bersih dan sumur bor, WC portable dan Selimut dan kelambu," ujarnya.
"Selain itu, untuk membantu komunikasi dan penerangan, warga Desa Sahraja juga butuh bantuan beberapa unit genset dan layanan konektivitas seperti Starlink dan yang paling urgensi bantuan logistik dan fasilitas dasar bagi korban bencana," tutupnya.
Editor: Suryadi