Menurut Fadel dan Maulidir, Jecopeat memiliki keunggulan signifikan dalam menyerap air secara optimal, memperbaiki struktur tanah, serta mempercepat pertumbuhan tanaman tanpa meninggalkan residu berbahaya.
Melalui perpaduan pendekatan agroindustri dan ekoteknologi, karya mereka berhasil menonjol di antara ratusan peserta dari berbagai universitas di seluruh Indonesia.
"Limbah bisa menjadi berkah. Jecopeat bisa diadopsi secara luas untuk mendukung pertanian yang lebih hijau dan efisien," ujar Maulidir.
Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Dr. Ir. Agussabti, menyampaikan kebanggaannya. "Prestasi Fadel dan Maulidir adalah cerminan nyata semangat 'Kampus Berdampak' yang terus kami gaungkan di USK.