Kadis dan Camat di Bireuen Diduga Galang Sumbangan untuk Resepsi Putra Bupati

May 3, 2025 - 15:13
Ilustrasi dugaan rencana gratifikasi Kadis dan Camat di Bireuen.

HABADAILY.COM—Para kepala dinas dan camat di lingkup Pemkab Bireuen diduga menggalang kontribusi (sumbangan) untuk menyukseskan resepsi perkawinan putra sulung Bupati Bieuen. Pembahasan mengenai dugaan kontribusi tersebut mencuat dalam rapat resmi di Oproom Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Jumat (2 Mei 2025).

Informasi dikumpulkan media ini menyebutkan, rapat yang digelar usai peringatan Hardikda itu dipimpin Pj Sekda Bireuen Hanafiah, didampingi Asisten I Mulyadi dan Asisten II Dailami. Awalnya rapat tersebut membahas berbagai persoalan, termasuk menindaklanjuti hasil audit BPK. “Lalu ada pembahasan terkait persiapan menyukseskan pesta perkawinan putra sulung pak bupati,” ujar sumber di internal Pemkab Bireuen yang ikut menghadiri rapat tersebut.

Terkait hal itu, papar dia, Pj Sekda mengharapkan partisipasi jajarannya untuk seksi tamu di resepsi tersebut nantinya. “Di situlah mencuat upaya penggalangan kontribusi para Kadis dan camat untuk hajatan bupati tersebut,” jelasnya.

Dalam rapat itu, sebut dia, Camat Kota Juang Musni Syahputra yang juga Koordinator Camat se-Kabupaten Bireuen menyatakan pihaknya sudah menyiapkan satu ekor sapi untuk disumbangkan ke bupati. “Para Kadis pun tidak mau ketinggalan, mereka juga akan menggalang dana untuk menyumbang sapi,” sebutnya.

Sumber ini memastikan, hal itu bukan permintaan Bupati Bireuen tapi hanya inisiatif para kepala dinas dan camat. “Bisa jadi, ini upaya cari muka mereka menjelang mutasi pejabat di lingkup Pemkab Bireuen,” imbuhnya.

Pembahasan terkait penggalangan sumbangan oleh para kepala dinas dan camat ini dikuatkan dengan insiden pengusiran wartawan dari ruang rapat tersebut. Hal tidak menyenangkan itu menimpa Fajrijal, wartawan bithe.com yang hadir di forum rapat tebuka itu.

“Tiba-tiba saya diusir oleh Pak Rahmat (Kasubbag Umum Setdakab Bireuen Rahmat Syahputra). Dia meminta saya untuk keluar ruangan dengan alasan ada rapat kantor,” ujar Fajrizal kepada media ini.

Pengusiran dinilai tidak mendasar karena rapat tersebut bersifat terbuka, bukan rapat tertutup. “Tapi saya sudah sempat menyimak semua isi rapat, termasuk pernyataan Camat Musni dan Kadis yang siap menyumbang sapi untuk hajatan Bupati Bireuen,” sebutnya.

Pj Sekda Bireuen Hanafiah yang dikonfirmasi menyangkut pembahasan penggalangan sumbangan itu dalam rapat resmi pemerintah, mengarahkan media ini untuk menanyakan ke Kabag Prokomim Setda Bireuen Azmi.  “Koordinasi dengan Humas, Azmi,” tulisnya, membalas pesan WhatsApp media ini.

Sementara Kabag Prokomim Setda Bireuen Azmi menjalaskan, usai upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), sejumlah pejabat dan camat mengikuti rapat koordinasi penyelenggaraan urusan pemerintah daerah di Oproom Puspemkab Bireuen. “Rapat ini membahas berbagai isu dan terkait hasil audit BPK RI untuk segera ditindaklanjuti,” kata Azmi, Sabtu (3/5/2025). 

Usai rapat koordinasi, lanjut Azmi, Sekda berinisiatif mengajak para camat dan pejabat, ikut menyukseskan acara resepsi pernikahan putra Bupati Bireuen yang akan digelar dalam waktu dekat. “Selain kehadiran seluruh aparatur pemerintahan yang telah diundang oleh Bupati, para pejabat setempat juga diminta berpartisipasi menyambut para tamu undangan,” paparnya. 

Dikatakannya, Sekda menyampaikan perlunya peran-serta pejabat untuk berpartisipasi pada acara tersebut, mengingat kemungkinan besar hadirnya para pejabat provinsi dan bupati/walikota. “Makanya diminta bersedia ikut terlibat untuk menyukseskan resepsi putra sulung bupati,” sebut Azmi.

Terkait sumbangan lembu dari camat dan pejabat seperti dilansir media, Kabag Prokopim menyangkalnya. “Isu itu tidak benar, karena Pak Sekda hanya meminta kesediaan untuk menerima tamu atau seksi tamu pemerintahan,” tegas Azmi.[]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.