“Mudah-mudahan dengan upaya ini anak-anak kita atau warga Kota Banda Aceh yang mengalami disabilitas mendapatkan dokumen adminduk sehingga mereka bisa mendapatkan akses pelayanan publik seperti pelayanan pendidikan, kesehatan, bantuan sosial dan melakukan aktivitas lainnya,” kata Emila.
Karena itu, Emila menjelaskan pihaknya bekerjasama dengan sekolah-sekolah luar biasa yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar memfasilitasi pelayanan adminduk secara langsung yang dipusatkan di SLB Negeri Banda Aceh.
“Jadi kita bekerjasama dengan sekolah-sekolah luar biasa dari YPAC, Bukesra dan SLB yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar. Kita langsung membawa semua alat dan petugas perekaman untuk layanan adminduknya mulai dari pembuatan kartu keluarga, KTP, KIA, dan akta kelahiran,” jelasnya.
Pj Wali Kota Banda Aceh, Ade Surya dalam sambutan mengatakan program jemput bola ini adalah langkah konkret dalam memastikan pelayanan tidak hanya menunggu masyarakat datang, tetapi juga hadir langsung ke tengah-tengah mereka yang membutuhkan.