Panwaslih Bireuen Dinilai ‘Salah Minum Obat’ Terkait Pemanggilan Wartawan

November 17, 2024 - 21:36
Kantor Panwaslih Bireuen
2 dari 3 halaman

Dengan pemanggilan wartawan untuk dimintai keterangan, lanjut Ariadi, Panwaslih Bireuen sudah bertindak exceeded his authority atau melebihi kewenangannya. “Penyidik (polisi) saja tidak bisa serta merta memintai keterangan wartawan terkait pemberitaan, walaupun berita tersebut dipersengketakan. Apalagi Panwaslih, ini jelas di luar rechten en plichten (hak dan kewajiban—red) mereka,” kata penyandang sertifikat Wartawan Utama ini. 

Baca Juga: Panwaslih Bireuen Panggil Wartawan Terkait Berita Dugaan Keberpihakan Camat Juli dalam Pilkada 2024

Ariadi menambahkan, jikapun pemberitaan media ini dipersoalkan atau digugat, maka penyelesaiannya harus melalui mekanisme Dewan Pers. “Jadi, jangan sesukanya memanggil wartawan media ini untuk dimintai ketarangan,” sesalnya.

Menyangkut pemberitaan dugaan Camat Juli terlibat politik praktis, menurut Ariadi, memang tugas Panwaslih untuk menindaklanjuti. “Tapi bukan dengan memintai keterangan wartawan, karena informasi tersebut sudah dipaparkan dalam berita,” ujarnya. 

Kalau Panwaslih Bireuen bekerja secara profesional dan proporsional, sambung Ariadi B Jangka, tentu akan ditelusuri informasi tersebut untuk ditindaklanjutinya. “Atau jangan-jangan mereka memang tidak berdaya dalam menindaklanjuti dugaan pelanggaran Pilkada,” pungkas Pemred Habadaily.com ini.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.