"Faktanya, proses kreasi kasab saat ini masih terbatas pada bentuk-bentuk tertentu, padahal ada peluang besar untuk lebih mengembangkan kerajinan ini," ujar Safriati.
Penjabat Walikota Banda Aceh, Ade Surya, juga memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kerajinan kasab. Ia berharap dengan adanya pembinaan dan fasilitasi dari pemerintah, para pengrajin dapat meningkatkan kualitas produknya dan memperluas pasar.
Meskipun memiliki potensi yang besar, para pengrajin kasab di Pango Deah masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti terbatasnya akses pasar, kurangnya pengetahuan tentang desain produk, dan kendala dalam hal pengemasan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Dekranasda Aceh bersama Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada para pengrajin.