Insiden Penembakan Trump: Rentetan Sejarah yang Mempengaruhi Pilpres di AS

July 17, 2024 - 15:14
Trump saat dilindungi pasukan pengamanan usai selamat dari insiden penembakan. [AsiaTimes]
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM - Saat menghadiri pertemuan politiknya di Pennsylvania, mantan Presiden Donald Trump nyaris tak selamat dari upaya pembunuhan. Saat suara tembakan menyalak, Trump terlihat sontak menghindari serangan itu, dengan peluru menyerempet telinganya. 

Kemudian Trump mengangkat tangan kanannya saat berupaya bangkit. Agen dinas rahasia AS dengan cepat bergegas masuk ke arena, mengerucut untuk melindungi Trump. Setelah sekitar satu menit, Trump bangkit dan mengepalkan tangannya dalam perlindungan tersebut. Posenya itu tertangkap kamera, satu potret Trump yang sangat populer saat ini.

Pria berusia 78 tahun itu tampak terluka, dengan darah menetes dari telinganya. Penembak, dengan cepat teridentifikasi. Ia seorang remaja berusia 20 tahun dari Pennsylvania. Saat kejadian itu, ia langsung ditembak oleh tim penembak jitu dinas rahasia AS yang sejak awal mengawasi kemanan event tersebut.

Media AsiaTimes memuat amatan bahwa tindakan kekerasan itu merupakan peristiwa yang berimbas besar terhadap urusan politik Amerika Serikat, meskipun bukan tanpa preseden.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.