Ini Kata Bapanas Soal Harga Pangan Tidak Stabil di Indonesia

May 10, 2024 - 17:00
Salah seorang penjual beras di pasar Al-Mahirah Lamdingin, kota Banda Aceh, sedang memperlihatkan beras dagangannya, Rabu (15/11/2023). FOTO: Habadaily.com/Muhammad Zia Ulhaq
2 dari 2 halaman

Namun, Arief juga menyoroti tantangan global dalam hal pangan, seperti peningkatan jumlah penduduk, keterbatasan lahan, dan ketidakpastian geopolitik.

"Tantangan pangan global itu sebenarnya hari ini cukup mengkhawatirkan. Jumlah penduduknya naik, lahan makin sempit, harga makin mahal, geo politiknya tidak bisa kita prediksi. Salah satu solusinya tentu kita tingkatkan produksi dalam negeri," ujar Arief.

Untuk mengatasi masalah ini, Arief menekankan pentingnya peningkatan produksi dalam negeri. Namun, dia juga memperingatkan bahwa peningkatan produksi harus diimbangi dengan peningkatan infrastruktur penyimpanan dan distribusi, termasuk pengembangan sarana prasarana cold chain.

Arief mengklaim bahwa pihaknya telah memberikan perhatian besar pada pengembangan cold chain dan telah melaporkan masalah ini kepada Presiden Joko Widodo. Meskipun demikian, dia menyadari bahwa Indonesia memiliki tantangan unik karena merupakan negara kepulauan, sehingga pengembangan infrastruktur harus dilakukan dengan cepat dan merata di berbagai daerah.[]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.