Kata Muksalmina, dalam turnamen ini disyaratkan setiap sekolah hanya boleh mengirim satu tim seperti tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Sementara khusus sekolah pelaksana dapat diikuti dua tim.
"Tujuan kegiatan ini untuk mengembangkan bakat minat siswa melalui olahraga badminton dan mengembangkan kreatifitas profil pelajar Pancasila," jelas Muksalmina.
Fasilitator lapangan, Nahrawi Noerdin, mengaku sangat senang adanya turnament olah raga tersebut. Ia mendukung kegiatan itu untuk mencari bibit-bibit atlet bulutangkis di Aceh.
"Kita sangat mengapresiasi kegiatan yang di lakukan para dewan guru ini, karena dengan adanya kegiatan seperti ini kita bisa melihat bibit bibit unggul bulutangkis di Aceh," ungkap Nahrawi.