Aceh Besar Juara Umum MQK Tingkat Provinsi Aceh

June 24, 2023 - 11:45
Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki menutup sekaligus menyerahkan Piala Juara Umum MQK Ke III Tahun 2023 di Hotel Grand Syariah Landom Banda Aceh, Jumat (23/6/2023). FOTO For Habadaily.com

Kata Achmad Marzuki, santri berperan penting dalam menegakkan hukum syariat di Aceh. Ia berharap Aceh semakin maju dan kuat dengan landasan syariat Islam.

HABADAILY.COM, Banda Aceh - Kafilah Kabupaten Aceh Besar tampil sebagai Juara Umum pada Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) III tingkat Provinsi Aceh tahun 2023.

Pelaksanaan Musabaqah Qiratul Kutub (MQK) atau lomba baca kitab kuning ke-3 tingkat provinsi Aceh, ditutup oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, Jumat (24/06/2023) malam.

Piala tersebut diterima Pj Bupati Aceh Besar melalui Asisten I Sekdakab, Farhan AP, sebagai perwakilan santri, di Hotel Grand Aceh Syariah.

Bumo Acek Rayeuk itu memeroleh nilai 38, disusul juara kedua Aceh Selatan dengan nilai 29 dan juara tiga dari Aceh Singkil dengan nilai 27.

Sedangkan untuk Juara harapan 1 diraih oleh Pidie nilai 22, dan juara harapan 2 diraih oleh tiga kabupaten yaitu Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur dengan nilai 20.

"Pemerintah Aceh terus memberikan berbagai dukungan, salah satunya dengan mengadakan event seperti MQK tersebut. "Santri harus menjadi orang hebat agar Aceh menjadi negeri yang makmur dan sejahtera," kata  Pj Gubernur Achmad Marzuki.

Kata Achmad Marzuki, santri berperan penting dalam menegakkan hukum syariat di Aceh. Ia berharap Aceh semakin maju dan kuat dengan landasan syariat Islam.

Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk H. Muhammad Yusuf A Wahab, mengharapkan, musabaqah tersebut dapat menjadi wadah menerapkan nilai syariat yang ada dalam kitab untuk membangun peradaban yang lebih baik di Aceh.

Ulama yang akrab disapa Tu Sop itu mengatakan, setiap muslim sepatutnya menerapkan kaidah syariat dalam setiap hal dalam kehidupan. Menurutnya pribadi yang sukses adalah mereka yang mampu menjalankan syariat Islam.

"Kitab kuning yang bersumber dari Al-Quran tak hanya membahas soal ibadah, tapi juga perihal keluarga, muamalah, dan kehidupan," kata Tu Sop.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Irwan SHi M.Si, mengatakan, event MQK merupakan agenda besar santri yang digelar dua tahun sekali. Event pada tahun ini diikuti santri perwakilan dari 21 kabupaten/kota di Aceh dengan total 194 peserta.  "Kami menyediakan hadiah berupa uang pembinaan kepada juara 1 sampai 6 pada setiap cabang lomba dengan total Rp450 juta," kata Irwan.

Irwan mengatakan, juara pertama dari setiap cabang lomba akan mewakili Aceh bersaing di MQK Nasional yang akan digelar di Lamongan, Jawa Timur.

Adapun cabang yang diperlombakan dalam MQK Aceh ke-3 terdiri dari 5 cabang yaitu Nawh, Akhlaq, Tafsir, Ushul Fiqh dan Tauhid. Kelima cabang lomba tersebut dibagi dalam dua kategori yaitu kategori putra dan kategori putri.
 

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.