Aceh Besar Andalkan Cangruk dan Beulukat Selai di Pameran Unggulan Tapaktuan

June 16, 2023 - 00:05
Para pengunjung sedang memasuki stand Aceh Besar pada event pameran Kabupaten/Kota Se-Aceh Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Pala Indah, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (15/6/2023). FOTO: For Habadaily.com

HABADAILY.COM, Tapaktuan - Kuliner khas Aceh Besar berupa cangruk dan beulukat selai (ketan selai) yang menjadi kuliner khas Aceh Besar, menjadi incaran pengunjung pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Pameran Unggulan Kabupaten/Kota Se-Aceh, Ruang Terbuka Taman Hijau (RTH) Pala Indah, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (15/6/2023). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Bustami Hamzah.

Cangruk merupakan makanan tradisional khas Aceh, makanan ini hampir sama dengan kolak dan bubur, yang membedakan cagruk dengan kolak dan bubur adalah cagruk lebih kental daripada kolak dan bubur. Cagruk persis seperti nasi lembek namun rasanya cocok dengan semua lidah.

Sedangkan beulukat selai, yaitu ketan yang dilapisi dengan selai, juga merupakan makanan khas Aceh Besar yang menggoda selera. Buelukat selai ini menjadi makanan ringan sambil ngopi pagi di sebagian wilayah Aceh Besar, terutama kawasan tengah Aceh Besar.

Salah satu  mengatakan, dirinya dan kawan-kawan sudah sejak dari sebelum pembukaan ingin memasuki dan merasakan berbagai penganan dari Aceh Besar yang dikenal enak dan nikmat di mulut.

"Saya bersama kawan-kawan sudah dari tadi sebelum pembukaan mutar-mutar di depan stand Aceh Besar ingin menikmati cagruuk dan beuleukat selai," kata Susi (43) salah satu pengunjung warga Aceh Selatan.

Pengurus Dekranasda Kabupaten Aceh Timur, Maizarnirwati, juga mengunjungi dan mencicipi penganan khas Aceh Besar tersebut, dirinya tidak hanya merasakan cagruk dan beuleukat selei, tapi juga sedang menanyakan harga songket Aceh Besar.

"Saya sangat tertarik dengan cangruk dan beuleukat selai Aceh Besar, selain lengket dibibir juga cocok dengan lidah, dan tidak hanya penganan, kain songket Aceh Besar juga telah menarik perhatian saya," tutur Maizarnirwati.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.