Nasib Pilu Nurdin Hasan, Penjual Ranup Mameh di Kota Sate

March 26, 2023 - 23:41
Nurdin Hasan, penjual ranup mameh di Keude Matangglumpangdua.
1 dari 2 halaman

HABADAILY.COM—Tak banyak yang bisa dilakukan seorang rakyat kecil dalam memperbaiki perekonomian keluarga. Hanya berkutat pada pekerjaan rendahan, dengan penghasilan sekedar mempertahankan asap dapur tidak berhenti mengepul. 

Hal itu pula yang dijalani Nurdin Hasan (61), warga Gampong Blang Guron, Kecamatan Gandapura, yang kini menetap di Gampong Matang Sagoe, Kacamatan Peusangan, Bireuen. Di usia senjanya, ia memilih menjadi penjual ranup mameh (sirih manis khas Aceh) di Kota Sate Matanglumpangdua, setelah sekian lama bekerja sebagai pemanjat kelapa di kampung asalnya.

“Sekarang saya hanya melakoni pekerjaan yang tidak banyak menguras tenaga, makanya memilih berjualan ranup mameh di Keude Matangglumpangdua,” tutur Nurdin Hasan saat dijumpai di lokasi mangkalnya, Sabtu (25/3/2023) malam.

Dia mengisahkan, sebelumnya ia bertahun-tahun bergelut dengan pekerjaan berat sebagai pemanjat kelapa. “Selain menguras tenaga, menjadi pemanjat kelapa membutuhkan keahlian khusus. Setiap hari kita lebih banyak menghabiskan waktu di udara, ya di pucuk batang kelapa,” tuturnya setengah bercanda.

Namun, tutur Nurdin, di usianya yang sudah melewati kepala enam, dirinya sudah tidak mampu memanjat kelapa. “Saya juga mulai sakit-sakitan,” desahnya, setengah membatin.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.