HABADAILY.COM—Pemerintah Kabupaten Bireuen segera mengucurkan bonus untuk atlet dan pelatih yang berhasil mempersembahkan medali untuk kontingen Bireuen di PORA 2022.
“Insya Allah, dalam waku dekat ini akan kami serahkan bonus bagi atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Bireuen di PORA Pidie,” sebut Pj Bupati Bireuen Dr Aulia Sofyan PhD melalui Kabag Prokopim Setda Bireuen Azmi SKom, Minggu (8/1/2023) malam.
Kepastian ini disampaikan Pj Bupati Bireuen setelah media ini memberitakan uneg-uneg para atlet dan pelatih Cabor yang berhasil meraih medali di PORA 2023, sehingga menempatkan Kontingen Bireuen di posisi enam klasemen akhir perolehan medali di pesta olahraga terbesar se-Aceh itu.
“Bapak Pj Bupati, baik sebagai pribadi maupun atas nama Pemkab Bireuen, mengucapkan terimakasih kepada KONI Bireuen, atlet, pelatih dan seluruh kontingen atas keberhasilan yang telah diraih pada PORA XIV,” sebut Azmi.
Di samping itu, lanjut dia, Pemerintahan Kabupaten Bireuen meminta maaf kepada atlet dan pelatih terkait terlambatnya pencarian bonus sebagaimanan yang telah dijanjikan. “Terlambatnya bonus tersebut dikarenakan masih dalam proses penetapan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2023,” katanya.
Dipastikannya, dalam waktu dekat ini Pemkab Bireuen akan memenuhi janji tersebut. “Para atlet dan pelatih yang telah berusaha keras untuk membawa Bireuen di peringkat 10 besar, kami pastikan segera menerima bonus sebagaimana yang dijanjikan,” pungkasnya.
Sementara itu, pemberitaan soal bonus bagi atlet Bireuen yang berprestasi di PORA tersebut juga mendapat perhatian Kajari Bireuen Mohamad Farid Rumdana SH MH. Dikatakannya, sebaiknya bonus yang dijanjikan segera disalurkan agar tidak mematahkan semangat atlet dalam berlatih.
“Apa yang sudah dijanjikan, harus segera ditepati. Ini perlu disegerakan agar tidak membuat atlet dan pelatih bertanya-tanya soal bonus,” sebut Mohamad Farid Rumdana.
Kalau dibiarkan berlarut-larut, kata Kajari Bireuen, dikhawatirkan berdampak tidak baik bagi pembinaan atlet yang akan membawa nama harum Bireuen di even-even berikutnya. “Anggaran untuk bonus atlet itu juga perlu disesuaikan dengan kemampuan daerah,” pungkas Mohamad Farid Rumdana.[]