HABADAILY.COM—Pengusutan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang pembangunan rumah KPR Bersubsidi yang ditangani Polres Bireuen hampir mamasuki tahap gelar perkara. Sejauh ini penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti dan pemeriksaan sejumlah saksi.
“Proses lidik kasus rumah KPR bersubsidi masih berlangsung, saat ini sudah dilakukan beberapa upaya pemeriksaan. Jika semua sudah cukup, maka akan gelar perkara,” kata Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH dalam Konferensi Pers Akhir Tahun di halaman Mapolres Bireuen, Jumat (30/12/2022).
Dijelaskannya, dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang pembangunan rumah KPR Bersubsidi menjadi prioritas pihaknya untuk dituntas di awal tahun nanti. “Kalau sudah gelar perkara, baru penempatan tersangka terkait kasus ini. Tapi ada beberapa tahapan yang masih dilakukan penyidik,” sebut AKBP Mike Hardy Wirapraja di hadapan awak media.

Sementara itu, kasus-kasus yang ditangani Polres Bireuen sepanjang tahun 2022, antara lain kasus pembunuhan di Desa Paya Cut Kecamatan Peusangan, dan kasus human trafficking Rohingya. “Lalu pembunuhan di Desa Bugak Masjid Kecamatan Jangka, pencurian uang nasabah bank lintas provinsi, judi online, pencurian kendaraan bermotor, pembuangan bayi di Desa Ceubrek Kecamatan Peusangan, dan penyalahgunaan senjata api ilegal,” papar AKBP Mike Hardy Wirapraja.
Dalam konfrensi pers ini, Kapolres Bireuen turut didampingi Wakapolres Kompol Muhammad Ryan Citra Yudha, Kasat Narkoba Iptu Iskandar SE MSM, dan Kasat Lantas AKP Fachrul Razi SKM.
Kasus lain yang ditangani pihaknya, lanjut Kapolres Bireuen, adalah kasus narkotika, pencurian, penganiayaan, penggelapan dan pencemaran nama baik, panadahan, penyerobotan tanah, laka lantas, KDRT, pemerkosaan, pencabulan, dan penganiayaan terhadap anak.
“Selama tahun ini juga ada 109 kasus yang diselesaikan dengan Restorative Justice (RJ), di diantaranya kasus perzinahan, pemerkosaan, penganiayaan terhadap anak, membawa lari anak, KDRT, penggelapan, dan pencabulan,” ungkap Kapolres Mike Hardy.
Di kesempatan itu, Kapolres Bireuen juga menanggapi pertanyaan media menyangkut laporan dugaan pemerasan yang dilakukan oknum wartawan. “Pelaporan soal itu, sejauh ini belum masuk ke Polres Bireuen,” pungkas AKBP Mike Hardy Wirapraja, menjawab wartawan.[]