Mizanda dari CV Awe Beutari mengatakan pihaknya berkomitmen akan menyelesaikan rehabilitasi jaringan irigasi di Tanjung Raya tepat waktu, sesuai yang ditentukan dalam perjanjian kontrak, yakni akhir Desember 2022. “Proyek ini akan rampung sesuai kontrak kerja,” katanya.
Mengenai penjelasan kepala tukang, kata Mizanda, itu merupakan penjelasan keliru yang merugikan nama baik rekanan dalam hal ini CV Awe Beutari. “Selaku rekanan sekaligus pengawas, setiap hari kami menyediakan material yang dibutuhkan pekerja untuk kelangsungan proyek dan kelancaran tukang,” katanya.
Menurut Mizanda, pihaknya juga setiap seminggu sekali tidak pernah mengelak untuk memberikan pinjaman kepala tukang. “Kami tidak pernah abai dalam memenuhi kebutuhan tukang,” katanya.
Dia menjelaskan, persoalan sebenarnya dalam pengerjaan rehabilitasi jaringan irigasi itu adalah kondisi alam yang kurang bersahabat. “Hampir sepanjang pengerjaan proyek, cuacanya tidak mendukung. Terkadang curah hujan sangat tinggi di lokasi proyek,” katanya.
Karena itu, dia memohon maaf kepada masyarakat setempat jika terdapat kekurangan dalam pengerjaan rehap irigasi tersebut. "Saya secara pribadi dan atas nama rekanan CV Awe Beutari akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan proyek itu secepat mungkin,” tegas Mizanda.[]