Seniman Ukir Aceh Benchmarking ke Jepara, Jawa Tengah

July 24, 2022 - 16:58
Para seniman ukir Aceh yang terdiri dari praktisi ukir, di Jepara-Jawa Tengah, melaksanakan kegiatan benchmarking sejak tanggal 22 sampai dengan 24 Juli 2022.
1 dari 2 halaman

Para seniman ukir Aceh yang terdiri dari praktisi ukir, pengajar ilmu ukir di sekolah menengah, pengusaha ukir dan staf pengajar kriya di Institut Seni Budaya Indonesia Aceh mengunjungi desa wisata dan desa sembada ukir yang ada di Jepara yaitu Desa Petekeyan, Tahunan, Kabupaten Jepara-Jawa Tengah, sebagai lokasi melaksanakan kegiatan benchmarking sejak tanggal 22 sampai dengan 24 Juli 2022.

Para komunitas seni ukir asal Aceh ini disambut secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara, Dinas Zamroni beserta para Kepala Bidang dan jajaran. 

“Seni ukir di Jepara sudah berkembang ratusan tahun dan tetap hidup terpelihara dengan baik secara turun temurun. Produk ukir Jepara sudah mendunia, sudah masuk pasar asia dan eropa,” Kata Dinas Zamroni pada temu ramah dengan para komunitas seni aceh di Jepara Jawa Tengah, Minggu (24/07/2022).

Kata Zamroni, Menurut sejarah dari sesepuh Seni Ukir Jepara, Aceh dan Jepara juga memiliki ikatan emosional yang kuat, dimana ahli ukir salah satu kerajaan yang berada di wilayah Jepara berasal dari Aceh.

“Beliau seorang pemuda berdarah Aceh yang menetap dan akhirnya menjadi keluarga kerajaan pada kerajaan tersebut. Beliau terkenal dengan nama pangeran Tohir atau Sultan Syarif,” akunya.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.