Presiden Jokowi dalam arahannya yang disampaikan secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, menyebutkan pemerintah berharap industri jasa keuangan mendukung akselerasi pemulihan ekonomi nasional (PEN) serta menyukseskan agenda reformasi struktural.
Pemerintah, kata Presiden, akan terus memacu pembangunan infrastruktur dan dilanjutkan dengan reformasi di bidang manufaktur, dan industri, hilirisasi mineral, dan meningkatkan ekspor barang-barang olahan.
Presiden juga menyebutkan, pembangunan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus akan terus ditambah dan ditingkatkan. Hal itu diharap menjadi sumber pertumbuhan baru dalam meningkatkan ekspor manufaktur dan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.
“Kebijakan reformasi struktural akan terus kita lanjutkan dengan berfokus pada pembangunan ekonomi berbasis enviromental, social ,dan governance, serta terus mendorong transformasi teknologi dan digitalisasi dalam upaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Presiden.