Begini Proses Pengisian Gas Elpiji di SPBE

October 28, 2021 - 18:56
Proses pengisian LPG di SPBE milik PT Kabersama Cipta Raya.
2 dari 3 halaman

Nahrawi Noerdin menambahkan, gas elpiji tersebut disaluran ke agen-agen di 7 dari 23 kabupaten/kota di Aceh, mulai Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Barat Daya.

“Kita dijatahkan menyalurkan untuk pantai barat selatan, dan semua kita salurkan tepat waktu agar stok untuk para pelanggan selalu mencukupi,”. katanya.

Menurut Nahrawi, proses pengisian elpiji dilakukan secara teliti sehingga jumlah isian tidak berkurang, dimana setiap tabung kosong yang masuk terlebih dahulu ditimbang, dan kembali ditimbang setelah diisi. Jika ada tabung yang terisi tidak mencukupi jumlah yang sudah ditentukan, maka tabung tersebut akan bergeser secara otomatis di atas rel,” tambahnya.

Selanjut petugas memeriksa kembali penyebabnya. Jika tabung tersebut dalam kondisi rusak, maka tabung tersebut tidak digunakan lagi sebelum diperbaiki. “Kita punya tanggung jawab moral kepada masyarakat, jadi semua yang kita lakukan secara teliti, sehingga hak para pelanggan benar benar mencukupi,” ungkapnya.

Alasan tanggung jawab tersebut, Nahrawi juga membangun sebuah perbengkelan pemeliharaan tabung LPG di lokasi tersebut, yang diberi nama PT Aira Gibran Internusa.

“Setiap tabung kosong yang masuk ke SPBE, 10 persen harus kita perbaiki, dan tabung yang bermasalah langsung kita perbaiki di bengkel sendiri, . Ada juga yang tidak bisa diperbaiki lagi, akan kita kembalikan ke Pertamina. Kita tidak boleh main main dengan kwalitas tabung, karena ini kebutuhan masyarakat, tegasnya.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.