Ini Lima Profesor Baru USK

September 7, 2021 - 21:09
Pengukuhan lima profesor baru USK.
3 dari 3 halaman

Satu lagi profesor yang dikukuhkan adalah Prof Dr Ir Razali MSi MT. Inovasi dari hasil riset Prof Razali juga sangat menjanjikan untuk dimanfaatkan di masa mendatang. Fokus penelitian Prof. Razali adalah tentang penggunaan material berubah fasa, sebagai bahan penyimpan energi laten pada bangunan.

"Riset ini sejalan dengan target pemerintah Republik Indonesia untuk mengurangi intensitas energi sebanyak 1{2286f499067ba5ea3eac68ac5bb9bb1d7fc984a5bef3c0df1d8308f44ae7db5b} setiap tahun hingga tahun 2025.  Strategi pencapaian target ini dilakukan dengan cara melakukan efesiensi energi di berbagai sektor, dan mengurangi konsumsi energi final di tahun 2025," jelas Prof Samsul Rizal.

Prof Razali meneliti tentang pemilihan bahan yang sesuai untuk material berubah fasa, cara peningkatan konduktivitas termal, serta pembuatan enkapsulasinya. Selain itu, beliau juga merancang alat uji siklus, serta mengembangkan aplikasi dari material berubah fasa ini. Namun demikian, Prof. Razali lebih fokus pada pencarian kemungkinan penggunaan bahan berubah fasa ini pada bangunan, sehingga bahan ini mampu menyimpan energi.

Namun begitu, capaian positif tersebut sejatinya masih menyisakan PR bersama. Kata Rektor, salah satu catatan penting dari jumlah profesor yang ada di USK adalah, masih minimnya profesor di bidang sosial humaniora. Dari 93 profesor, hanya 24 orang profesor yang berasal dari fakultas sosial humaniora, sementara 69 orang lainnya berasal dari fakultas berlatar saintek. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi USK, terutama untuk mendongkrak jumlah profesor dari fakultas sosial humaniora.

Disukai ataupun tidak, jumlah professor telah dijadikan salah satu indikator inovatif tidaknya sebuah perguruan tinggi. Hal ini selaras dengan fakta, bahwa inovasi yang dilahirkan dari perguruan tinggi seringkali berawal dari penelitian para professor ini.

"Oleh karena itu, kita menggantungkan harap kepada seluruh professor USK, termasuk kelima orang yang dikukuhkan pada hari ini, untuk terus berkreasi dan berinovasi. Setiap inovasi yang berhasil mereka hasilkan, bukan hanya akan mendongkrak nama USK di pentas keilmuan dunia, akan tetapi juga memperbaiki angka indeks inovasi global negara Indonesia," pungkas Rektor.[]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.