Liason Officer BNPB Mayjen TNI (Purn) Abdul Hafil Fuddin, yang turut hadir dalam kegiatan ini, mengapresiasi Gencar Covid-19 yang diluncurkan Pemerintah Aceh. Mantan Pangdam Iskandar Muda itu meyakini, besarnya persentase nakes yang terlibat dalam Gencar, jika dibandingkan dengan jumlah pasien, akan memberi dampak sifnifikan bagi upaya memutus maya rantai penyebaran Covid-19.
“Apa yang dilakukan pemerintah Aceh sudah sangat baik. Saya juga mengapresiasi aparatur Pemerintah Aceh yang terlibat dalam upaya pencegahan Covid-19 karena meski tidak ada bayaran, semua tetap berpartisipasi. Rakyat menunggu kerja-kerja kita, kami berharap semua dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan mengaplikasikan hasil yang didapat. Jika bekerja dengan hati, Insya Allah pandemi ini mampu kita cegah karena persentase Nakes lebih besar dari jumlah pasien, selamat bekerja untuk kita semua,” ujar LO BNPB itu.
Sementara itu, Dr Syahrul yang menjadi pemateri dalam pembekalan Gencar Covid-19 ini, kembali menegaskan pentingnya pemahaman bersama dari para nakes Aceh, agar upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 berjalan sukses.
“Tujuan utama Gencar adalah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Aceh. Oleh karena itu, butuh kesamaan pemahaman dari para nakes. Dengan demikian, masyarakat di seluruh Aceh memiliki pengetahuan yang sama dan turut berperan aktif dalam upaya pencegahan Covid-19,” ujar mantan Dirut RSUDZA itu.
Dr Syahrul mencontohkan, keberhasilan Pakistan dalam menekan penyebaran Covid-19 adalah karena peran serta masyarakat.
“Perlu upaya masif dan menyeluruh. Pedoman penanganan covid sudah direvisi 5 kali. Revisi ini dilakukan karena perkembangan Covid-19 juga berubah seiring waktu. Ada metode-metode baru yang diformulasikan oleh para pengambil kebijakan dalam penanganan pencegahan virus ini. Pemahaman yang baik dari para nakes tentu akan mempermudah masyarakat untuk lebih tahu dan mau secara ikhlas dan sukarela terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pencegahan Covid-19,” sambung Dr Syahrul.
Dr Syahrul menjelaskan, bahwa virus corona sangat menular. Dengan ukurannya yang hanya sebesar 0,1 mikron, maka dari 1 orang virus ini mampu menginveksi 30 orang dalam waktu singkat.