“Dengan terbangunnya PAUD Holistik Integratif ini, maka kita tentunya sudah memiliki modal awal untuk menciptakan generasi muda Aceh yang cerdas dan berkualitas,” ujar Dyah Erti.
Di hadapan seluruh Bunda PAUD Kecamatan se-Nagan Raya yang hadir pada kegiatan itu, Dyah menjelaskan, untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut memang tidak mudah. Apalagi saat ini pemerintah menghadapi berbagai tantangan dalam upaya membangun sistem pendidikan yang bersifat khusus.
Tantangan itu antara lain, akses pendidikan yang belum merata, belum optimalnya sistem pendidikan yang terdesentralisasi, serta berbagai tantangan lainnya, termasuk pandemi Covid-19.
“Meski demikian, kita tidak boleh pasif seraya menunggu sampai semua masalah itu terselesaikan terlebih dahulu. Sebaliknya, kita harus bergerak cepat melihat ke depan. Dan saya kira, Program PAUD bisa menjadi contoh bagaimana kita mampu membangun sistem pendidikan usia dini yang lebih baik tanpa harus menyerah kepada tantangan yang ada,” ujar Dyah.