“KMP Aceh Hebat ini kapal pertama yang dibangun sendiri dengan uang masyarakat Aceh. Ukurannya relatif besar dengan desain yang up-to-date,” kata Nova. KMP Aceh Hebat 1 akan melayari rute Meulaboh – Labuhan Haji – Simeulue.
Aceh Hebat 1 merupakan salah satu dari tiga kapal roro yang dipesan pemerintah Aceh untuk meningkatkan konektivitas antar pulau. Aceh Hebat 1 akan melayari lintasan barat ke Pulau Simeulue, Aceh Hebat 2 melayari Balohan Sabang – Pelabuhan Ulee Lheu dan Aceh Hebat 3 yang akan melayani rute Singkil – Pulau Banyak.
Aceh hebat 1 yang berkapasitas 1.300 GT dikerjakan oleh PT Multi Ocean Shipyard. Sedangkan Aceh Hebat 2 yang memiliki bobot 1.100 GT, dikerjakan oleh PT Adiluhung Saranasegara di Bangkalan Madura dan akan melayani pelayaran dari Balohan Sabang – Ulee Lheue Banda Aceh. Terakhir, Aceh Hebat 3 yang berbobot 600 GT dikerjakan oleh PT Citra Bahari Shipyard di Tegal, akan melayani rute Singkil – Pulau Banyak.
KMP Aceh Hebat merupakan hasil dari program pengadaan kapal ferry roro di bawah Dinas Perhubungan Aceh dengan anggaran Rp178 milliar.
Peresmian kapal merupakan penanda pembangunan kapal telah hampir rampung. Usai diresmikan, kapal bakal dilepas ke laut untuk dilakukan beberapa pengujian lanjutan seperti uji kemiringan, uji berlayar dan fungsi seluruh komponen. Setelah finishing inilah kapal kemudian akan difungsikan untuk berlayar.
“Aceh Hebat menjadi sejarah baru bagi Aceh. Selama ini Aceh belum pernah memiliki kapal yang dibangun sendiri,” kata Nova.
Selama ini, pelayaran Aceh dilayani oleh kapal milik ASDP. Terakhir adalah KMP BRR yang dihibah oleh Kementerian Perhubungan. Kapal itu kini melayani rute Balohan Sabang – Ulee Lheu Banda Aceh.