“Saat ini ARC juga sedang menjalankan dua program bersama Bank Indonesia yaitu program local economic development di Ranto Sabon, Aceh Jaya dan penyusunan road map untuk akselerasi bisnis nilam Aceh,” ucapnya.
Selain itu, ungkap Syaifullah, tepat hari ini ARC telah berhasil mendapatkan izin edar produknya dari Kementerian Kesehatan. Proses pengurusan perizinan ini telah berlangsung lama dengan berbagai persyaratan dan birokrasi yang tidak mudah.
“Dengan keluarnya izin edar ini, maka tidak perlu lagi ada keraguan baik untuk handsanitizer dan disenfektan dari ARC. ARC siap mensuply Hand Sanitizer dan Desinfektan untuk seluruh Aceh. Karena telah memiliki mesin produksi yang memadai. Sehingga terpenuhi kuantitas dan kualitas yang diinginkan,” pungkas Syaifullah.[]