Tes Swab Unsyiah Hanya Tersisa 3.000 Pemeriksaan

August 4, 2020 - 19:59
Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng .
2 dari 3 halaman

Mengantisipasi hal terburuk, Unsyiah telah memesan kembali bahan pemeriksaan yang dibutuhkan ke beberapa penyuplai. Namun nyatanya, kebutuhan yang diinginkan Unsyiah tidak sepenuhnya mampu dipenuhi oleh penyuplai. Hal ini dikarenakan banyak laboratorium dan provinsi lain di Indonesia yang juga membutuhkannya. Terlebih lagi saat ini, di beberapa lokasi Indonesia kasus penyebaran Covid-19 semakin meluas.

Namun lanjutnya, Unsyiah akan berupaya semaksimal mungkin untuk terus membantu masyarakat dan pemerintah memerangi Covid-19. Kondisi sulit ini bukan menjadi penghalang untuk terus menggerakkan operasional laboratorium infeksi yang telah didirikan sejak awal Mei lalu.

Untuk itu, Prof Samsul berharap semua dapat bersinergis memberikan dukungan agar laboratorium Unsyiah ini dapat terus berjalan. Sebab selama ini, pendanaan operasional laboratorium tersebut hanya berasal dari dana Unsyiah dan kerja sama. Jumlah ini menurut Prof. Samsul belum mampu sepenuhnya menutupi kebutuhan operasional laboratorium infeksi Unsyiah yang membutuhkan dana besar.

“Secara institusi kita tidak memiliki banyak dana untuk menjalankan laboratorium ini. Kami mohon dukungan semua pihak untuk men-support, sehingga kami dapat membantu masyarakat dan meringankan beban pemerintah memerangi Covid-19.”

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.