Hal senada disampaikan, warga Gampong Lamteng, Pulo Aceh, Aceh Besar. Rata-rata warga di desanya berasal dari kalangan kurang mampu. Tak heran jika ibadah kurban jarang bisa dilaksanakan di gampong berpenduduk 521 jiwa itu. “Saat corona melanda, warga semakin sulit mencari nafkah memenuhi kebutuhan sehari-hari,” terangnya.
Ia menuturkan, sebagian orang tua terpaksa merelakan anaknya meninggalkan bangku sekolah untuk bekerja karena tidak punya biaya. Sebagian anak lainnya memang ingin fokus mencari uang sendiri daripada sekolah.
Lamteng berpotensi terjadinya angin kencang, longsor, bahkan tsunami. 26 Desember 2004, Lamteng salah satu desa rusak parah akibat ombak raksasa itu. “Tahun lalu para petani gagal panen karena kemarau,” pungkasnya.[]