“Kerja sama antara Unsyiah dan PLN sudah sangat lama kita lakukan, dan alhamdulillah selalu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” kata Samsul.
Samsul mengatakan, saat ini Unsyiah sangat konsen dengan pengembangan kendaraan listrik. Melalui tim Malem Diwa dari Fakultas Teknik, Unsyiah akan berusaha mengembangkan mobil listrik dengan desain yang aman dan modern, sehingga bisa menjadi inovasi mobil listrik perkotaan untuk masa depan.
“Kali ini adalah penyaluran bantuan CSR untuk pengembangan mobil listrik Malem Diwa tahun kelima, sementara ini adalah tahun ketiga Bank Sampah Unsyiah menerima bantuan dari PLN,” kata Samsul.
General Manager PLN Aceh Jefri Rosiadi mengatakan pihak PLN sangat puas dengan pemaparan proyek mobil listrik yang akan dikembangkan Unsyiah. Karena itulah PLN sangat antusias memberikan bantuan untuk pengembangan ini. “Kita berharap nanti, mobil listrik ciptaan Unsyiah bisa menjadi tren baru di tempat kita,” ungkapnya.