“Pendidikan dan pelatihan keterampilan ini memang relatif singkat, yaitu 5 bulan. Namun, di sini kalian bukan hanya mengikuti pendidikan dan pelatihan keterampilan saja, akan tetapi juga mendapatkan pendidikan keagamaan, serta bimbingan fisik, dan mental,” kata Alhudri.
Seperti yang diketahui bersama, katanya, dalam perkembangan saat ini pendidikan menjadi faktor utama dalam menentukan sebuah keberhasilan, namun hal itu tidak menjamin seseorang untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai seperti yang di harapkan, hal itu disebabkan karena tidak mempunyai keterampilan yang dapat mendukung pendidikannya.
Maka dengan adanya penguasaan keterampilan dan keahlian yang sudah dimiliki oleh para lulusan, dia meminta agar dapat dengan baik dimanfaatkan untuk diri sendiri maupun untuk orang lain di lingkungan masing-masing. Alhudri juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para instruktur atas bimbingan yang telah diberikan dengan penuh keikhlasan dan kesabaran, baik bimbingan fisik, mental, sosial dan pelatihan keterampilan.
“Mudan-mudahan dengan kerja keras kita semua, insya Allah ke depan setelah siswi-siswi kembali ke kampung masing-masing bisa berhasil dengan baik dan sekaligus bisa bersaing di dunia kerja atau bahkan sebagai pencipta lapangan kerja,” punkas kata Alhudri.
Untuk diketahui, para lulusan angkatan ke-78 tahun anggaran 2020 ini terdiri dari dua jurusan, yaitu keterampilan menjahit dan bordir aplikasi dengan jumlah 33 orang remaja siswi.