Di sisi lain, Plt Gubernur juga mengingatkan sejumlah tantangan yang akan dihadapi Aceh jika seluruh jaringan PLN selesai dan kebutuhan energi Aceh tercukupi, yaitu efisiensi. “Saat jaringan selesai, kita akan dihadapkan pada tantangan baru, yaitu menggunakan listrik secara efektif dan efisien. Sehingga energi dapat dimanfaatkan debgan bijak,” sambung Nova.
“Pemerintah Aceh bersama pemkab dan pemko se-Aceh harus menjadi sebuah tim yang kompak dan solid. Tak ada orang atau pemerintahan yang bisa menyelenggarakan pembangunan seorang diri. Tidak ada superman, tapi semua elemen harus bersatu menjadi supertim yang solid, agar pembangunan berjalan sukses,” kata Nova.
Di akhir saambutannya, Plt Gubernur kembali menegaskan, bahwa Pemerintah Aceh sangat terbuka dengan kritik. Nova bahkan menganalogikan kritik sebagai sebuah motivasi dan suplemen agar Pemerintahan berjalan tetap pada jalurnya.
“Pemerintah Aceh tidak anti kritik karena kritik adalah suplemen yang akan memotivasi aparatur untuk bekerja lebih baik lagi. Namun kebencian yang bermuara pada fitnah, bullying, hoax dan freaknews, adalah hal yang berbeda, dan tidak akan mengubah apapun,” ujar Nova berpesan.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Gubernur juga sempat melakukan video conference dengan Bupati Aceh Singkil Dulmusrid. Dalam pemaparannya, Dulmusrid menjelaskan, saat ini aliran listrik sudah dimanfaatkan warga untuk mendukung usaha pertukangan dan usaha kecil seperti membuat es batu.[]