Di berharap, dengan pemasangan stiker keluarga tidak mampu di tiap-tiap rumah penerima PKH ini memberikan sejenis punishmen terhadap penerima yang tidak berhak, sehingga dengan penuh kesadaran mereka keluar dari kepesertaan penerima PKH atau graduasi.
Zulkarnaini juga mengatakan walaupun stiker ini belum cukup sehingga tidak dapat ditempelkan pada semua rumah penerima PKH, dia meminta kepada Dinas Sosial Provinsi Aceh agar kekurangan stiker ini dapat dipenuhi di tahun ini juga agar terjadi kesenjangan antara satu penerima dengan penerima lainnya, kenapa sebagian dipasangkan stiker sementara sebagiannya yang lain tidak.
“Namun kami sekali lagi sangat berterimakasih atas program Dinas Sosial Provinsi Aceh untuk pemasangan stiker ini secara sukarela, apalagi KPM yang tidak layak menerima kita harapkan dapat keluar dari program PKH ini,” ujar Zulkarnaini.[]