ANRI Bersama Unsyiah dan Pemprov Aceh Gelar Seminar Internasional 15 Tahun Tsunami
Arsip Tsunami Samudera Hindia terdiri dari arsip tekstual sepanjang 9,3 KM Linier, arsip foto sebanyak 500 lembar, arsip rekaman suara sebanyak 196 kaset, arsip video magnetic sebanyak 13 kaset, serta arsip elektronik dalam bentuk CD/DVD sebanyak 1.230 keping. Pernominasian Arsip Tsunami Samudera Hindia dilakukan melalui nominasi bersama (atau Joint Nomination) yang dilakukan oleh Indonesia dan Sri Lanka.
Arsip Tsunami Samudera Hindia merekam peristiwa tsunami maha dahsyat yang terjadi pada 26 Desember 2004 dengan ketinggian gelombang mencapai 30 meter serta menimbulkan kerusakan di berbagai negara seperti Indonesia, Sri Lanka, India, Malaysia, Myanmar, Bangladesh, Thailand dan 12 negara lainnya serta menelan korban mencapai kurang lebih 310.000 jiwa.
Peristiwa ini juga menjadi salah satu tonggak sejarah kebencanaan dunia yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di sisi lain, Arsip Tsunami Samudera Hindia juga menggambarkan solidaritas antar bangsa dari berbagai penjuru dunia yang saling bahu membahu dalam memberikan bantuan kepada daerah-daerah yang terdampak bencana.[]