Aceh Kondusif
Menurut arsitek jebolan ITS Surabaya dan ITB Bandung itu, sejak ditandatangani kesepakatan damai antara Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah Indonesia di Helsinki 15 Agustus 2015, situasi di Aceh sangat kondusif. Kehidupan masyarakat jauh lebih baik dibandingkan masa konflik.
Namun harus disadari, lanjut Nova, perdamaian perlu diikuti dengan komitmen para pihak menjalankan kesepakatan yang telah ditandatangani. “Butir-butir kesepakatan itulah yang diharapkan menjadi ‘kapal’ yang siap membawa masyarakat Aceh berlabuh ke pulau kesejahteraan,” ujar Nova bertamsil.
Nova melanjutkan, jika kita tinjau kembali butir-butir MoU Helsinki, terlihat jelas sebagian poin penting kesepakatan itu telah berjalan dengan baik. Namun ada juga beberapa poin yang belum tersentuh. Meskipun begitu, lanjutnya, kita tetap berpikir positif bahwa upaya menjalankan komitmen itu tetap akan terus dilakukan oleh pihak-pihak terkait.
Buku biru yang diterbitkan pihaknya merupakan upaya untuk mengingatkan akan pentingnya menjalankan amanat perdamaian itu. Buku biru tersebut, kata Nova, merupakan penuntun dan sekaligus pemantik semangat dan harapan untuk mendorong semua pihak bekerja dengan baik.