Aceh Raih Juara Harapan I Inovasi TTG Nasional

September 23, 2019 - 19:14
Produk inovasi anak Aceh yang meraih Juara Harapan I Nasional.
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM—Aceh berhasil meraih Juara Harapan I pada gelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat nasional ke-21 di Bengkulu. Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol (Humpro) Setda Aceh Muhamad Iswanto, berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Perberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Azhari, Senin (23/9).

Dalam even inovasi teknologi tingkat nasional tersebut, kata Iswanto, Aceh berhasil memperlihatkan inovasi teknologi alat produksi minyak nabati multi umpan (biji kemiri, biji kacang, biji kelor, dan alpukat).

Even nasional tersebut diikuti oleh 4 ribu inventor dari 34 provinsi seluruh Indonesia. Kegiatan itu, kata Iswanto, bertujuan untuk meningkatkan inovasi teknologi perdesaan guna menyongsong era industri 4.0 dengan ragam kegiatan bidang teknologi diantaranya, lomba Inovasi TTG, lomba TTG unggulan, rakornas TTG dan Widya Wisata.

Selain itu, lanjut Iswanto, gelaran TTG tersebut adalah wadah dan instrumen bagi inovator untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa melalui berbagai temuan yang berbasis kearifan lokal. Dalam penilainnya, Kemendes PDTT melakukan rhe-checking langsung ke Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek),” sebutnya.

Iswanto menuturkan, sebelumnya Aceh sudah mengikuti tahapan-tahapan proses perlombaan yang mana pada tanggal 16 Agustus pihak inventor Aceh mengajukan 1 karya inovasi teknologi untuk diikut lombakan pada gelar TTG ke 21 di Bengkulu. Selanjutnya, tim dari Kemendes PDTT melakukan peninjauan dan penilaian ke Posyantek di Aceh (yang melakukan pengajuan), dan Aceh berhasil masuk dalam 6 besar. Setelah itu, peserta inventor dari Aceh melakukan presentasi di Jakarta pada tanggal 2 September sehingga membawa Aceh meraih juara harapan 1 tingkat nasional,” ungkapnya.

Di ajang tersebut, juara pertama diraih oleh Kalimantan Utara dengan inovasi teknologi alat pengolahan sampah plastik menjadi paving block. Posisi kedua diraih Jawa Barat dengan inovasi Solit Tech Caffe. Sementara posisi ketiga diraih Sulawesi Selatan dengan inovasi andalannya Alat Patripot.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.