Unsyiah Tuan Rumah Konferensi Nasional Teknik Sipil ke-13

September 19, 2019 - 18:57
Pembukaan Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTeKS) di Banda Aceh.
2 dari 3 halaman

“Selain itu networking antar universitas bisa semakin baik, sehingga ke depannya tidak terdapat kesenjangan mutu akademik, khususnya dalam bidang ilmu ketekniksipilan,” ucap Rektor.

Prof Samsul juga mengkritisi konsultan yang tidak memiliki visi pembangunan yang berkelanjutan.  Bagaimana gedung yang dibangun tidak bisa bertahan dalam waktu yang lama. Belum lagi konstruksinya tidak tahan terhadap gempa. Hal ini menjadi catatan penting bagi para ahli teknik sipil, bahwa sesungguhnya ilmu pengetahuan itu terus berkembang.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, bisa memberikan pencerahan atau sebuah solusi bagi Indonesia. Sebab bagaimanapun juga mitigasi adalah sesuatu yang penting dibanding rekonstruksi setelah bencana,” ucap rektor.

Pada kesempatan ini, Prof Samsul juga mengungkapkan bahwa saat ini Teknik Kimia Unsyiah bisa dikatakan yang terbaik di luar pulau Jawa, bahkan lebih baik dari Institut Teknik Bandung. Alasannya, dari 39 orang dosen Teknik Kima Unsyiah hampir semuanya telah bergelar doktor. Bahkan jurusan ini telah memiliki enam orang profesor. Dan dalam waktu dekat ini, akan ada 20 orang profesor baru Unsyiah yang berasal dari satu jurusan yaitu Teknik Kimia.

“Hal ini semoga bisa memotivasi suadara tertua kami yaitu Teknik Sipil, agar bisa memacu lahirnya profesor baru dari jurusannya,” ucap rektor.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.