“Alhamdulillah, sekarang sudah teratasi. Saya harap bendungan ini dijaga dengan baik. Dan ketika ada kerusakan-kerusakan segera dilaporkan untuk diperbaiki,” pinta Aminullah.
Usai memantau bendungan karet, Aminullah melanjutkan pemantauan ke gedung intake milik PDAM yang tidak jauh dari lokasi bendungan. Di lokasi ini, Aminullah melihat proses pengambilan air baku dengan menggunakan sebuah pompa berukuran besar. Di bangunan ini juga terdapat satu unit screaner yang berfungsi untuk menahan sampah tidak masuk ke pipa utama PDAM.
Informasi dari Dirut PDAM, pompa ini mampu menyulai 200 liter air/detik dari sungai ke tempat pengolahan air, WTP. “Pompa inilah yang bekerja menyedot air dan mengalirkan ke WTP. Jadi ketika stok air baku di sungai menyusut, akan menyulitkan kita,” jelas Novizal Aiyub.
Dengan selesainya perbaikan bendungan karet dan pembangunan reservoir PDAM di Taman Sari, Aminullah berharap pelayanan air bersih semakin maksimal. “Kita semakin optimis, sedikit demi sedikit kendala yang ada kita perbaiki. Harapannya, pelayanan air bersih semakin maksimal,” pungkas Aminullah.[]